Subscribe:

Subscribe now!

Get our latest posts in your email for free.

Tampilkan postingan dengan label skripsi teknik informatika gratis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label skripsi teknik informatika gratis. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 Juli 2012

File Skripsi Informatika : Perancangan sistem informasi pembelian, penjualan dan persediaan pada PT.Golden Stationery


DI BAWAH INI ADALAH CONTOH KUMPULAN SKRIPSI LENGKAP Teknik Informatika Dengan Judul "Perancangan sistem informasi pembelian, penjualan dan persediaan pada PT.Golden Stationery", UNTUK MENDAPATKAN JUDUL, TESIS, PROPOSAL, TUGAS AKHIR DAN SKRIPSI Informatika LAINNYA BISA ANDA LIHAT DISINI 

Sistem Informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian yang mendukung fungsi operasi organisasi yang bersifat manajerial dengan kegiatan strategi dari suatu organisasi untuk dapat menyediakan kepada pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan. Pembelian dan penjualan merupakan kegiatan yang mempengaruhi jumlah persediaan. Pembelian akan menambah jumlah persediaan, sedangkan penjualan akan menguranginya. Ketiga hal tersebut saling berkaitan dan merupakan inti kegiatan perusahaan.
Sistem akuntansi pembelian digunakan dalam perusahaan untuk pengadaan barang yang diperlukan oleh perusahaan. Transaksi pembelian dapat digolongkan menjadi dua: pembelian lokal dan impor. Pembelian lokal adalah pembelian dari pemasok dalam negri, sedangkan impor adalah pembelian dari pemasok luar negri.

PT Golden Stationery adalah bentuk usaha perseroan terbatas yang bergerak di bidang Penjualan Alat Tulis Kantor seperti Kertas, Pulpen, Penggaris dan lain-lain dalam jumlah banyak. Saat ini, pencatatan atas transaksi pembelian dan penjualan perusahaan masih dilakukan secara manual dan bisa dikatakan kurang memadai melihat kenyataan transaksi yang terjadi relatif besar jumlahnya, sehingga agak menyita waktu bila ingin menghasilkan laporan persediaan dalam waktu singkat. Saatnya perusahaan menerapkan sistem informasi pembelian, penjualan dan persediaan secara komputerisasi untuk mengatasi hal tersebut.
Berdasarkan uraian-uraian di atas, penulis tertarik melakukan penelitian dengan judul “Perancangan Sistem Informasi Pembelian, Penjualan dan Persediaan Pada PT Golden Stationery, Pamulang”.

Password: Odwjw0Z2


READ MORE : File Skripsi Informatika : Perancangan sistem informasi pembelian, penjualan dan persediaan pada PT.Golden Stationery

File Skripsi Informatika : Perancangan perangkat lunak aplikasi sistem peringatan dini bahaya kebakaran melalui Short Message Service (SMS) menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic 6.0


DI BAWAH INI ADALAH CONTOH KUMPULAN SKRIPSI LENGKAP Informatika Dengan judul "Perancangan perangkat lunak aplikasi sistem peringatan dini bahaya kebakaran melalui Short Message Service (SMS) menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic 6.0 ", UNTUK MENDAPATKAN JUDUL, TESIS, PROPOSAL, TUGAS AKHIR DAN SKRIPSI Informatika LAINNYA BISA ANDA LIHAT DISINI 


Peringatan dini (early warning) adalah suatu tanda yang memberitahukan kepada manusia bahwa akan terjadi sesuatu. Dengan demikian manusia dapat mengambil keputusan langkah-langkah selanjutnya dalam menanggapi kejadian yang akan datang. Peringatan dini memiliki berbagai macam bentuk sesuai dengan kejadiannya. Peringatan dini tentang bahaya kebakaran dengan merancang sistem yang mampu mendeteksi tanda-tanda kebakaran pada sebuah ruangan dan kemudian memberitahukan kepada pemilik rumah atau bangunan melalui pesan singkat SMS bahwa telah terdeteksi tanda-tanda kebakaran. Setelah pemilik rumah atau bangunan menerima pesan SMS, maka akan lebih memudahkan pemilik rumah atau bangunan tersebut dalam mengambil tindakan untuk mencegah agar kebakaran tidak meluas baik dengan menelpon pemadam kebakaran ataupun memberitahukan kepada petugas keamanan bahwa telah terdeteksi kebakaran pada rumah atau bangunannya. 

Dengan kata lain tujuan dari konsep peringatan dini bahaya kebakaran adalah mencegah meluasnya api jika terjadi kebakaran. Sehingga dapat meminimalkan kerugian maupun kerusakan pada sebuah rumah ataupun bangunan. Salah satu cara agar sistem tersebut dapat memberitahukan akan bahaya kebakaran kepada pemilik bangunan ataupun kepada petugas yaitu dengan mengoptimalkan pemanfaatan SMS (Short Message Service) pada telepon genggam. Sehingga suatu sistem peringatan dini bahaya kebakaran untuk dapat mendeteksi, dan memberitahukan kebakaran pada suatu ruangan yang baik akan terdiri dari sensor untuk mendeteksi tanda-tanda kebakaran, mikrokontroller untuk mengolah informasi dari sensor, program aplikasi yang monitor, telepon genggam yang terhubung dengan sistem untuk memberitahukan kebakaran.

Pada perancangan sistem peringatan dini bahaya kebakaran ini terdiri dari dua bagian, yaitu: rancang bangun perangkat keras untuk mendeteksi tanda-tanda kebakaran dan perancangan perangkat lunak aplikasi sebagai monitoring untuk pengambil keputusan untuk mengirim pesan bahaya kebakaran melalui SMS. Konsep jaringan multidrop adalah suatu konsep jaringan komunikasi data secara serial antara satu perangkat dengan perangkat lainnya melalui sebuah saluran komunikasi data. Dalam perancangan sistem peringatan dini bahaya kebakaran menggunakan konsep jaringan multidrop untuk komunikasi antara komputer server dengan mikrokontroller yang terpasang pada rumah atau bangunan ataupun pada lantai yang berbeda pada sebuah gedung, sehingga program aplikasi akan lebih spesifik mengetahui lokasi dari sensor-sensor yang mendeteksi tanda-tanda kebakaran.

Visual Basic (atau sering disingkat VB) adalah perangkat lunak untuk menyusun program aplikasi yang bekerja dalam lingkungan sistem operasi windows. Program aplikasi tersebut dapat berupa program database, program grafis dan lain sebagainya. Dalam bahasa pemrograman Visual Basic 6.0 terdapat komponen-komponen yang sangat membantu dalam pembuatan program aplikasi. Selain itu dapat pula memanfaatkan program yang mendukung seperti Microsoft Access, Microsoft Exel, Seagate Crystal Report, dan lain sebagainya dalam membuat program aplikasi menggunakan Visual Basic 6.0. Untuk dapat menyusun dan membuat suatu program aplikasi menggunakan VB 6.0, tentunya harus mengetahui fungsi dari fasilitas–fasilitas yang tersedia dalam bahasa pemrograman VB 6.0 agar proses penyusunan dan pembuatan program aplikasi tersebut dapat berjalan dengan baik.

Visual Basic 6.0 mempunyai beberapa kelebihan, antara lain adalah kemampuan untuk mengkompilasi program dalam bentuk native code, yaitu optimasi pada saat prosesor mengkompilasi dalam menjalankan program tersebut. Keuntungan dari native code adalah kecepatan dalam mengakses program, yang mana hal tersebut hanya terdapat pada program aplikasi yang dikompilasi oleh bahasa pemrograman bahasa C++. Dengan kata lain bahasa pemrograman VB 6.0 dalam mengkompilasi program aplikasi sama dengan bahasa pemrograman C++. Short Message Service (SMS) memiliki dua mode yaitu text dan PDU, namun yang paling umum digunakan oleh operator GSM adalah mode PDU.

Password: IMPmKhJR

READ MORE : File Skripsi Informatika : Perancangan perangkat lunak aplikasi sistem peringatan dini bahaya kebakaran melalui Short Message Service (SMS) menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic 6.0

File Skripsi Informatika : Rancang bangun implementasi teknologi VoIP pada aplikasi jaringan IP Phone melalui jaringan intranet yang berbeda


DI BAWAH INI ADALAH CONTOH KUMPULAN SKRIPSI LENGKAP Teknik Informatika Dengan Judul "Rancang bangun implementasi teknologi VoIP pada aplikasi jaringan IP Phone melalui jaringan intranet yang berbeda", UNTUK MENDAPATKAN JUDUL, TESIS, PROPOSAL, TUGAS AKHIR DAN SKRIPSI Informatika LAINNYA BISA ANDA LIHAT DISINI 

Dengan adanya teknologi VoIP, merupakan kabar baik bagi pengguna telepon, karena setiap orang dapat berkomunikasi tanpa harus menggunakan pulsa telepon dalam jaringan VoIP. VoIP dapat diimplementasikan pada suatu perusahaan, kantor, kampus, atau perumahan, baik melalui sambungan internet atau melalui jaringan lokal. Pada dasarnya syarat utama yang harus dipenuhi dalam VoIP, yaitu (1) mempunyai sambungan ke internet, dan atau (2) mempunyai provider VoIP/operator telekomunikasi secara langsung. Pilihan pertama menggunakan internet publik biasanya dilakukan jika menginginkan untuk mengakses internet sekaligus dengan VoIP, sementara pilihan kedua dilakukan jika ingin melakukan banyak hubungan komunikasi VoIP dengan operator telekomunikasi di Indonesia. 

Jaringan komputer diartikan sebagai suatu himpunan interkoneksi sejumlah komputer yang dapat saling bertukar informasi. Bentuk koneksinya tidak harus malalui kawat saja melainkan dapat menggunakan serat optik, atau bahkan satelit komunikasi. Jaringan Komputer adalah merupakan sekelompok komputer otonom yang saling berhubungan antara satu dengan lainnya menggunakan protokol komunikasi melalui media komunikasi sehingga dapat saling berbagi informasi, program-program, dan penggunaan bersama perangkat keras seperti printer, harddisk, dan lain sebagainya.

VoIP juga dapat dibangun dalam jaringan lokal yang dapat menghubungkan antar divisi. Biasanya suatu kantor atau kampus sudah memiliki komputer pada tiap divisi bahkan pada tiap ruang kerja, kondisi ini dapat dimanfaatkan untuk mempermudah komunikasi antar divisi. Penggunaan komputer di sini menjadi hal yang sangat penting, karena VoIP yang akan dibangun membutuhkan komputer, head phone, dan sound card. Teknologi VoIP secara umum terdapat 2 protokol, yaitu H.323 dan Session Initiation Protocol (SIP). Namun saat ini, protokol SIP yang lebih banyak dipakai karena lebih mudah cara pemakaiannya. Software yang digunakan untuk server dan client VoIP dapat diambil secara gratis dan open source di internet.

Penggunaan peralatan yang berbasis SIP semakin hari semakin banyak dan harga peralatannya juga semakin murah. Softswitch yang biasa digunakan menggunakan software asterisk yang dapat diambil dari (http://www.asterisk.org). Softswitch adalah sentral telepon yang dapat dioperasikan di komputer biasa atau disebut server VoIP. Sementara telepon yang paling sederhana berupa softphone di Personal Computer (PC) seperti x-lite dan SJ Phone yang bisa diambil gratis di internet. Untuk membuat sentral telepon VoIP, yang perlu dilakukan adalah menginstalasi softswitch seperti asterisk di komputer server serta menginstalasi softphone di komputer client.

Perlu diperhatikan, informasi yang dibutuhkan agar interkoneksi dapat dilakukan adalah username, password dan server/softwitch dimasukkan ke konfigurasi softswitch asterisk, maka setiap client dapat dengan mudah me-register softswitch yang digunakan pada sentral telepon. Dengan tersambungnya softswitch ke sentral telepon, maka pembicaraan atau call VoIP dapat dilakukan dari area yang berbeda ke jaringan VoIP.

Password: TU0yEqaZ
READ MORE : File Skripsi Informatika : Rancang bangun implementasi teknologi VoIP pada aplikasi jaringan IP Phone melalui jaringan intranet yang berbeda

File Skripsi Informatika : Aplikasi laporan Deployment PC Seat Management BCA Project dengan menggunakan MS-Visual Basic 6.0


DI BAWAH INI ADALAH CONTOH KUMPULAN SKRIPSI LENGKAP Teknik Informatika Dengan Judul "Aplikasi laporan Deployment PC Seat Management BCA Project dengan menggunakan MS-Visual Basic 6.0", UNTUK MENDAPATKAN JUDUL, TESIS, PROPOSAL, TUGAS AKHIR DAN SKRIPSI Informatika LAINNYA BISA ANDA LIHAT DISINI 

Deployment PC Seat Management BCA Project dimadksudkan agar seluruh cabang BCA yang ada di seluruh Indonesia memiliki standarisasi yang sama baik hardware maupun software. Project ini dimulai pada bulan September 2004 dan berakhir Maret 2006 dengan didahului pilot project. Tujuan diadakannya pilot project adalah memberikan kesempatan kepada pihak Information Technology Departement (EDP) BCA dan Team Deployment PC dari Hewlet Packet (HP) untuk mengevaluasi dan mencari solusi segala permasalahan yang timbul setelah penggantian pc lama ke pc baru tersebut. Di era globalisasi ini, penggunaan aplikasi komputer merupakan suatu kebutuhan. 

Pembuatan laporan secara manual akan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk dapat mengevaluasi kinerja dari team deployment. Database dalam penggunaan aplikasi Deployment PC Seat Management BCA ini ini dianggap perlu dimana dalam database tersebut disimpan PC yg sudah dideploy serta penerima barang tersebut. Perancangan input ini merupakan tahapan yang harus dilakukan untuk memulai jalannya program. Pada tahapan perancangan input ini terdiri dari satu jendela yaitu Form Utama yang didalamnya terdapat tiga bagian jendela inputan saling berhubungan dalam pembentukan aplikasi ini.

Berikut ini langkah–langkah yang diperlukan untuk membuat Form Utama(informasi Pelaksanaan), ada Jendela visual basic pilih menu project add form dengan nama Form Utama, tambahkan SSTab dan masukkan kedalam form sebanyak dua buah, aturlah SSTab sesuai dengan yang di inginkan, pada Toolbox pilih Label sebanyak sembilan buah, aturlah label sesuai dengan yang di inginkan, pada Toolbox pilih Textbox sebanyak delapan buah, aturlah Textbox sesuai dengan yang di inginkan, pada Toolbox pilih Combo Box sebanyak tiga buah, aturlah Combo Box sesuai dengan yang di inginkan, pada Toolbox pilih commanbutton sebanyak tujuh buah, aturlah commanbutton sesuai dengan yang di inginkan, pada Toolbox pilih MSFlexGrid sebanyak satu buah, aturlah commanbutton sesuai dengan yang di inginkan, aturlah propertinya.

Setelah menyimpan program aplikasi yang telah dibuat, maka untuk menjalankan program tersebut, kita memilih menu run lalu start atau tekan tombol fungsi F5. Dapat juga menjalankan program aplikasi dengan mengklik icon start. Agar program aplikasi dapat dijalankan langsung oleh Microsoft Windows, maka kita dapat membuat file EXE dari program aplikasi yang telah dibuat, adalah dengan memilih: File- make.exe.

Adapun spesifikasi perangkat keras menjadi syarat untuk menggunakan Microsoft Visual Basic 6.0 adalah sebagai berikut, komputer IBM PC atau kompatible dengan prosessor 486 ke atas, monitor VGA atau layar yang mempunyai resolusi lebih tinggi, RAM 16 MB untuk Windows 95 ke atas atau 32 MB untuk Windows NT Workstation 4.0, 486 DX/66 MHZ atau prosessor yang lebih tinggi (Pentium atau prosessor lainnya) atau prosessor Alpha untuk Microsoft Windows NT Workstation, CD-ROM drive untuk instalasi Microsoft Visual Basic 6.0.

Password: KESACRCW
READ MORE : File Skripsi Informatika : Aplikasi laporan Deployment PC Seat Management BCA Project dengan menggunakan MS-Visual Basic 6.0

File Skripsi Informatika : Sistem pendukung keputusan penentuan produk pada kedai digital


DI BAWAH INI ADALAH CONTOH KUMPULAN SKRIPSI LENGKAP Teknik Informatika Dengan Judul "Sistem pendukung keputusan penentuan produk pada kedai digital", UNTUK MENDAPATKAN JUDUL, TESIS, PROPOSAL, TUGAS AKHIR DAN SKRIPSI INformatika LAINNYA BISA ANDA LIHAT DISINI 

Kedai Digital adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan produk merchandise yang terkenal di Yogyakarta. Sejak pertama kali berdiri pada tahun 2005, Kedai Digital hanya menawarkan produk merchandise berupa mug saja, dalam dua tahun perkembangannya produk Kedai Digital terus bertambah seperti jam keramik, kaos desain sendiri dan masih banyak produk lainnya yang menarik. Namun selama ini Kedai Digital hanya menawarkan produk merchandise yang telah ditentukan sebelumnya saja dengan memajang berbagai contoh hasil produk yang sudah jadi di stand atau outlet Kedai Digital. 

Sistem yang berbasis informasi pada dasarnya adalah salah satu bentuk implementasi dari kebutuhan terhadap suatu informasi yang mengharuskan sistem menangani kebutuhan informasi tersebut secara cepat, akurat dan dinamis. Salah satu cara untuk mensosialisasikan dan mengaplikasikan kebutuhan tersebut adalah dengan menggunakan sistem informasi berbasis desktop, artinya sistem informasi tersebut hanya dapat menangani suatu kebutuhan informasi secara lokal atau ruang lingkup tertentu. Konsep dari suatu sistem berbasis desktop adalah penekanan terhadap suatu ruang, dimana lingkup yang biasa ditangani sangat kecil. Idealnya konsep ini memungkinkan terjadinya keefektifan dan pendayagunaan informasi secara maksimal.

Sistem yang berbasis informasi pada dasarnya adalah salah satu bentuk implementasi dari kebutuhan terhadap suatu informasi yang mengharuskan sistem menangani kebutuhan informasi tersebut secara cepat, akurat dan dinamis. Salah satu cara untuk mensosialisasikan dan mengaplikasikan kebutuhan tersebut adalah dengan menggunakan sistem informasi berbasis desktop, artinya sistem informasi tersebut hanya dapat menangani suatu kebutuhan informasi secara lokal atau ruang lingkup tertentu. Konsep dari suatu sistem berbasis desktop adalah penekanan terhadap suatu ruang, dimana lingkup yang biasa ditangani sangat kecil. Idealnya konsep ini memungkinkan terjadinya keefektifan dan pendayagunaan informasi secara maksimal. 1970-an dengan istilah Management Decision System (Sprague et.al, 1993). SPK dirancang unutk mendukung seluruh tahap pengambilan keputusan mulai dari mengidentifikasi masalah, memilih data yang relevan, dan menentukan pendekatan yang digunakan dalam proses pengambilan keputusan, sampai mengevaluasi pemilihan alternatif.

Berdasarkan hal diatas itulah pemasaran produk Kedai Digital dapat dikelola lagi dalam memikat konsumen, salah satunya yaitu konsumen dapat menentukan sendiri hasil produk Kedai Digital yang diinginkan berdasarkan tingkat kepentingan masing-masing kriteria yang ditawarkan yang mana diperlukan sebuah Sistem Pendukung Keputusan (SPK). Sistem tersebut diharapkan dapat memberikan hasil gambaran dan keterangan kepada user yang telah menentukan pilihannya.

Password: 200x6HdV


READ MORE : File Skripsi Informatika : Sistem pendukung keputusan penentuan produk pada kedai digital

File Skripsi Informatika : Perbandingan arsitektur model 2 dan arsitektur model 1 dalam pengembangan sistem informasi akademik berbasis web


DI BAWAH INI ADALAH CONTOH KUMPULAN SKRIPSI LENGKAP Informatika Dengan Judul "Perbandingan arsitektur model 2 dan arsitektur model 1 dalam pengembangan sistem informasi akademik berbasis web", UNTUK MENDAPATKAN JUDUL, TESIS, PROPOSAL, TUGAS AKHIR DAN SKRIPSI Teknik Informatika LAINNYA BISA ANDA LIHAT DISINI 

Sebuah arsitektur program atau sistem komputer merupakan struktur dari sistem, di mana terdiri dari komponen software, komponen hardware, dan hubungan di antaranya. Dalam perancangan sebuah arsitektur program sering terjadi masalah akibat sistem yang terlalu rumit. Masalah tersebut dapat dipecahkan oleh pembuat sistem dengan cara memilih struktur data dan algoritma pembuatan dengan benar, serta menggunakan konsep-konsep yang tepat.
Arsitektur program merupakan hal yang cukup baru dalam industri. Awalnya menyusun sebuah arsitektur program tidaklah diperhatikan oleh kebanyakan pembuat sistem, mereka tidak membuat keteraturan dalam pembuatan arsitektur, hal ini membuat lamanya waktu yang dibutuhkan untuk membuat dan mengembangkan sebuah sistem.

Beberapa tahun belakangan ini, untuk membuat arsitektur program digunakan kesamaan pola desain, gaya, bahasa deskripsi, dan logika resmi. Sebagai tindak lanjut karena tidak ada aturan yang resmi dan jelas mengenai hal ini, maka dalam pembuatan arsitektur program masih seperti kesatuan seni dan ilmu. Seni merupakan bagian dari sebuah arsitektur progam, karena saat membuat arsitektur, pembuat sistem harus berpikir tentang kemampuan sebuah software mengenai hal toleransi kesalahan, kecocokan, tahan uji, mudah dikembangkan, keamanan, dan mudah digunakan.

Dalam membuat program dengan menggunakan bahasa Java, dikenal 2 model arsitektur, yaitu Arsitektur Model 1 dan Arsitektur Model 2. Arsitektur Model 1 merupakan sebuah arsitektur yang sangat sederhana, sebuah halaman interface langsung menangani sebuah proses ketika mendapat perintah dari user. Jika membutuhkan data dari database, halaman itu langsung mengakses database dan menampilkan hasilnya ke user.

Arsitektur Model 2 merupakan pengembangan dari Arsitektur Model 1. Dalam arsitektur ini sistem dibagi menjadi 3 lapisan yaitu Model, View, dan Controller. View merupakan interface yang berhubungan dengan user. Ketika View mendapat perintah dari user, Controller menunjuk View mana yang akan ditampilkan atau jika membutuhkan data dari database, Controller menunjuk Model mana yang akan mengakses data dari database yang kemudian akan ditampilkan oleh View.

Melalui penelitian ini diharapkan para pembuat sistem dapat lebih mengerti mengenai pentingnya arsitektur dalam pembuatan program. Khususnya mengerti perbedaan dari Arsitektur Model 2 dan Arsitektur Model 1. Arsitektur Model 2 merupakan terobosan baru dalam hal arsitektur program, yang merupakan pengembangan dari Arsitektur Model 1. Secara teori Arsitektur Model 2 lebih efektif dan efisien dari Arsitektur Model 1. Beberapa kelebihan Arsitektur Model 2, yaitu dapat menangani banyak View dengan menggunakan Model yang sama, sehingga mempermudah pemeliharaan, pengujian, pengembangan; lebih fleksibel dalam mendesain tampilan karena sistem dalam program terpisah dengan tampilan.

Password: Qw1Fa0zd
READ MORE : File Skripsi Informatika : Perbandingan arsitektur model 2 dan arsitektur model 1 dalam pengembangan sistem informasi akademik berbasis web

File Skripsi Informatika : Manajemen energi pada sistem pendinginan ruang kuliah melalui metode pencacahan kehadiran & suhu ruangan berbasis Mikrokontroller AT89S51


DI BAWAH INI ADALAH CONTOH KUMPULAN SKRIPSI LENGKAP Teknik Informatika Dengan Judul "Manajemen energi pada sistem pendinginan ruang kuliah melalui metode pencacahan kehadiran & suhu ruangan berbasis Mikrokontroller AT89S51", UNTUK MENDAPATKAN JUDUL, TESIS, PROPOSAL, TUGAS AKHIR DAN SKRIPSI Informatika LAINNYA BISA ANDA LIHAT DISINI 

Manajemen adalah suatu proses yang terdiri dari rangkaian kegiatan, seperti perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengendalian / pengawasan, yang dilakukan untuk menetukan dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan melalui pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber daya lainnya. Hal ini dapat diterapkan di pabrik, bangunan kantor, pusat olahraga, rumah kediaman, dan untuk semua jenis bangunan di mana menggunakan energi diperlukan untuk membuat efisien penggunaan energi. Energi yang dibahas adalah merupakan energi listrik yang akan diatur untuk keperluan sistem peralatan – peralatan yang ada di dalam ruangan kuliah. Agar penggunaan energi tersebut teratur maka diperlukan yang namanya manajemen energi. Manajemen energi ini penerapannya sangat tepat pada kebanyakan fasilitas – fasilitas public seperti penerangan taman, penerangan jalan, katup – katup air pada wc umum, ruang kuliah dan banyak lagi yang lainnya. 

Dalam elektronika terdapat komponen yang dibuat sebagai indra perasa yang dapat mendeteksi suatu keadaan dilingkungan. Komponen ini disebut sensor, alat ini dapat mendeteksi suatu keadaan lingkungan dan mengambil data-data dari hasil pendeteksiannya yang kemudian diterjemahkan kedalam kode - kode yang bisa dimengerti oleh suatu rangkaian komponen elektronika, yang kemudian data - data tersebut diaplikasikan sesuai dengan keperluan. IC LM 35 sebagai sensor suhu yang teliti dan terkemas dalam bentuk Integrated Circuit (IC), dimana output tegangan keluaran sangat linear terhadap perubahan suhu. Sensor ini berfungsi sebagai pegubah dari besaran fisis suhu ke besaran tegangan yang memiliki koefisien sebesar 10 mV /°C yang berarti bahwa kenaikan suhu 1° C maka akan terjadi kenaikan tegangan sebesar 10 mV. IC LM 35 ini tidak memerlukan pengkalibrasian atau penyetelan dari luar karena ketelitiannya sampai lebih kurang seperempat derajat celcius pada temperature ruang.

Jangka sensor mulai dari – 55°C sampai dengan 150°C, IC LM35 penggunaannya sangat mudah, difungsikan sebagai kontrol dari indicator tampilan catu daya terbelah. IC LM 35 dapat dialiri arus 60 μ A dari supplay sehingga panas yang ditimbulkan sendiri sangat rendah kurang dari 0 ° C di dalam suhu ruangan. Untuk mendeteksi suhu digunakan sebuah sensor suhu LM35 yang dapat dikalibrasikan langsung dalam C (celcius), LM35 ini difungsikan sebagai basic temperature sensor. Mikrokontroler AT89S51 merupakan mikrokontroller 8-bit dengan 4 KB memori In-System Programmable Flash (ISP Flash), konsumsi daya yang rendah dan memiliki performa yang tinggi.. Mikrokontroler berteknologi memori nonvolatile kerapatan tinggi dari Atmel ini kompatibel dengan mikrokontroler standar industri MCS-51 baik pin kaki IC maupun set instruksinya serta harganya yang cukup murah.

Flash pada chipnya memungkinkan memori program untuk diprogram ulang dalam sistem atau dengan pemrograman memori konvensional. Dengan memadukan 8-bit CPU versatile dengan flash yang dapat diprogram dalam sistem pada suatu chip monolitik dapat dihasilkan sebuah mikrokontroller Atmel AT89S51 yang kuat dan menyediakan fleksibilitas yang tinggi serta solusi biaya yang efektif untuk berbagai macam aplikasi control ambedded. Mikrokontroller AT89S51 ( 40 pin) sudah ada memori flash didalamnya sehingga sangat praktis digunakan untuk bereksperimen. Pada mikrokontroler terdapat inisialisasi yang berupa interupsi. Inisialisasi interupsi ini digunakan untuk menentukan masukan (input) yang jumlahnya lebih dari satu. Inisialisasi ini berfungsi agar pemrosesan input di dalam mikrokontroler dapat dikelola dengan baik. Jadi, apabila terdapat dua input yang tingkatannya sama maka inisialisasi interupsi akan memilih input mana yang akan diproses terlebih dahulu.

IC ( Integrated Circuit ) LM324 merupakan sebuah IC Op-Amp ( Operational Amplifier ) yang berfungsi sebagai penguat sinyal. Amplifier (penguat) LM324 memiliki fungsi yang sama dengan IC Op-Amp jenis 741. IC 741 memiliki pin yang yang berjumlah 8 pin dan terdapat dua buah input (masukan) dimana masing-masing input berbeda yaitu satu buah input inverting ( membalik ) dan satu buah input non-inverting ( tak membalik ) dan satu buah output (keluaran) pada amplifier tersebut. Keuntungan menggunakan IC LM324 yaitu jika pada rangkaian yang kita buat membutuhkan lebih dari satu penguat, karena IC LM324 memiliki 4 buah penguat didalam satu buah IC dengan keseluruhan pin berjumlah 14. Penguat yang terdapat didalam IC tersebut dapat digunakan dengan cara dihubungkan secara pararel jika kita menggunakan banyak input dan output pada rangakaian yang kita buat.

Password: lvfOgU92


READ MORE : File Skripsi Informatika : Manajemen energi pada sistem pendinginan ruang kuliah melalui metode pencacahan kehadiran & suhu ruangan berbasis Mikrokontroller AT89S51

File Skripsi Informatika : Implementasi integrasi account aplikasi menggunakan Lightweight Directory Access Protocol (LDAP) Zimbra dan Remote Authentication Dial In User Service (RADIUS) Mikrotik : jaringan intranet pusat pengembangan informatika nuklir (PPIN) Batan Serpong


DI BAWAH INI ADALAH CONTOH KUMPULAN SKRIPSI LENGKAP Informatika Dengan Judul "Implementasi integrasi account aplikasi menggunakan Lightweight Directory Access Protocol (LDAP) Zimbra dan Remote Authentication Dial In User Service (RADIUS) Mikrotik : jaringan intranet pusat pengembangan informatika nuklir (PPIN) Batan Serpong", UNTUK MENDAPATKAN JUDUL, TESIS, PROPOSAL, TUGAS AKHIR DAN SKRIPSI Informatika LAINNYA BISA ANDA LIHAT DISINI 
Internet menyediakan beberapa aplikasi yang dapat digunakan oleh pemakai Internet.Seperti e-mail atau electronic mail adalah fasilitas Internet yang memungkinkan seseorang mengirim dan menerima surat yang ditransmisikan secara elektronik. Serta instant messaging memungkinkan pemakai Internet untuk berkomunikasi dua arah secara interaktif. 

Aplikasi-aplikasi tersebut membutuhkan account untuk saling berkomunikasi, dimana account tersebut pada umumnya terdiri dari username dan password. Manajemen account akan sulit apabila username dan password tesebut berbeda dan dari aplikasi yang berbeda pula. Untuk menyederhanakan hal tersebut diperlukan adanya integrasi account beberapa aplikasi menjadi satu. Salah satu dari teknologi tersebut ialah pemanfaatan Lightweight Directory Access Protocol (LDAP) dan Remote Authentication Dial In User Service (RADIUS).

LDAP adalah sebuah protokol network yang digunakan untuk keperluan mengkases informasi yang didistribusikan dalam bentuk object- oriented database. (Iwan Sofana, 2008:337).Sedangkan merupakan sebuah protokol network untuk autentifikasi, otorisasi dan pendaftaran account secara terpusat untuk mengakses jaringan.

Pusat Pengembangan Informatika Nuklir (PPIN) BATAN merupakan salah satu divisi dari Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) yang berfungsi mengembangkan dan menerapkan teknologi informasi untuk BATAN.BATAN menggunakan web mail berbasisSquirrel Mail yang sudah terlampau lama, sehingga PPIN sebagai divisi pengembangan informatika berniat menganti mail serverlama dengan mail server baru berbasisZimbra Collaboration Suite (ZCS) yang dilengkapi dengan Webchat. Zimbra merupakan mail serveropensource dengan manajemen account menggunakan LDAP.

PPIN menggunakan Mikrotik RouterOS untuk distribusi koneksi jaringan kabel dan tanpa kabel milik BATAN. Namun untuk manajemen account hotspot belum menggunakan RADIUS. Berawal dari masalah-masalah tersebut penulis melakukan penelitian untuk mengintegrasikan mail, web chat, dan hotspotaccount menjadi satu menggunakan mail account Zimbra, dengan ini manajemen account hanya menggunakan Zimbra Collaboration Suite (ZCS).

Password: 6WMGjUp6
READ MORE : File Skripsi Informatika : Implementasi integrasi account aplikasi menggunakan Lightweight Directory Access Protocol (LDAP) Zimbra dan Remote Authentication Dial In User Service (RADIUS) Mikrotik : jaringan intranet pusat pengembangan informatika nuklir (PPIN) Batan Serpong

File Skripsi Informatika : Rancang bangun sistem pendukung keputusan untuk penjurusan siswa slta berdasarkan multiple intelligence menggunakan jaringan saraf tiruan backpropagation


DI BAWAH INI ADALAH CONTOH KUMPULAN SKRIPSI LENGKAP Informatika Dengan Judul "Rancang bangun sistem pendukung keputusan untuk penjurusan siswa slta berdasarkan multiple intelligence menggunakan jaringan saraf tiruan backpropagation", UNTUK MENDAPATKAN JUDUL, TESIS, PROPOSAL, TUGAS AKHIR DAN SKRIPSI ADMINISTRASI NIAGA LAINNYA BISA ANDA LIHAT DISINI 




Siswa – siswa dapat memperlihatkan kecerdasannya lewat banyak cara. Cara itu misalnya melalui kata-kata, angka, musik, gambar, kegiatan fisk (kemampuan motorik) atau lewat cara sosial-emosional. Itu karena, menurut Thomas Armstrong, Ph.D, periset kecerdasan siswa dan penulis buku ‘In Their Own Way : Discovering and Encouraging Your Child’s Multiple Intelligences semua siswa terlahir cerdas dan berbakat. Kalaupun ada yang tampak tak menonjol, itu karena beberapa siswa menunjukkan bakatnya lebih lambat dibanding siswa lain. 

Karenanya, banyak hasil – hasil riset kecerdasan siswa menyarankan para orangtua untuk memberi banyak pengalaman dan stimulasi kepada siswa. Stimulasi dan sensasi pengalaman yang intens itu berguna untuk segera membangkitkan kecerdasan siswa. Jadi tak ada lagi istilah ‘siswa menunjukkan bakat lebih lambat’. Fakta – fakta riset itulah yang kemudian oleh Prof. Howard Gardner, seorang psikolog dan pakar ilmu saraf dari Universitas Harvard, AS tahun 1983 dikristalkan ke dalam konsep teori kecerdasan yang disebutnya ‘Multiple Intelligences’ atau Kecerdasan Majemuk/Ganda.

Dari penjelasan tersebut, maka dibuatlah salah satu implementasi yang diterapkan sistem pakar dalam bidang pendidikan dalam mengambil keputusan untuk memprediksi penjurusan SLTA berdasarkan multiple intelligence yang ada pada siswa menggunakan jaringan saraf tiruan backpropagation. Penggunaan sistem pakar yang berusaha mengadopsi pengetahuan manusia ke komputer menjadikan komputer dapat menyelesaikan masalah seperti yang biasa diselesaikan para ahli. Sistem ini memodelkan pengetahuan dan kemampuan menalarkan suatu bidang khusus tertentu dalam wilayah sempit yang jelas. Pengetahuan dan penalaran yang ada pada sistem memungkinkan para ahli atau pun orang awam dapat mengambil keputusan dengan cepat dan tepat.

Pada penelitian sebelumnya, Sri Kusumadewi dari Universitas Islam Indonesia membuat analisis jaringan saraf tiruan dengan metode backpropagation untuk mendeteksi gangguan psikologi. Dengan dasar penelitian tersebut, penulis mencoba lebih menspesifikkan pemasalahan psikologi dengan metode yang sama. Penerapan prediksi penjurusan SLTA berdasarkan multiple intelligence ini menggunakan sistem jaringan saraf tiruan backpropagation.

Metode ini menyediakan pelatihan multiplayer jaringan saraf tiruan yang memiliki dasar matematis kuat, obyektif dan algoritma ini mendapatkan bentuk persamaan dan nilai koefisien dalam formula dengan meminimalkan jumlah kuadrat galat error melalui model yang dikembangkan sehingga target ketepatannya dalam memprediksi menjadi lebih besar. Hal ini akan mempermudah user yang dalam hal ini adalah guru untuk memprediksi penjurusan sesuai dengan jenis multiple intelligence yang ada pada siswa.

Password: LQOIv4Sq
READ MORE : File Skripsi Informatika : Rancang bangun sistem pendukung keputusan untuk penjurusan siswa slta berdasarkan multiple intelligence menggunakan jaringan saraf tiruan backpropagation

File Skripsi Informatika : Sistem informasi museum berbasis website | Download Skripsi Gratis


DI BAWAH INI ADALAH CONTOH KUMPULAN SKRIPSI LENGKAP Informatika Dengan Judul "Sistem informasi museum berbasis website", UNTUK MENDAPATKAN JUDUL, TESIS, PROPOSAL, TUGAS AKHIR DAN SKRIPSI Informatika LAINNYA BISA ANDA LIHAT DISINI 




Website merupakan halaman-halaman (page) yang memuat banyak informasi tentang berbagai hal. Didalam sebuah website terdiri dari berbagai macam elemen seperti Teks, Gambar, Animasi, dan video. Fasilitas Website ini digunakan untuk menambah wawasan dan informasi tentang segala hal yang kita butuhkan, seperti informasi yang baru. Website merupakan suatu kumpulan informasi pada beberapa server komputer dan terhubung satu dengan yang lainnya dalam jaringan internet. Informasi–informasi yang terdapat didalam Website mempunyai link-link yang menghubungkan informasi tersebut ke informasi yang lain didalam jarigan internet. 

Web Site sebagai media informasi yang baik karena informasi yang disampaikan dapat berbentuk teks, audio, dan secara visual. disamping itu Web Site terus dapat dilihat dan isinya dapat diupdate secara kontinyu. Oleh karena itu agar Museum Negeri Provinsi Sulawesi Tenggara lebih dikenal secara luas oleh lapisan masyarakat, maka perlu adanya teknologi informasi internet, karena jangkauanya yang luas.

Tujuan dari penelitian ini, yaitu membuat Web Site untuk menginformasikan pada masyarakat secara luas tentang Museum Sulawesi Tenggara sehingga kebutuhan akan informasi masyarakat secara luas dapat terpenuhi. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah metode analisis dan desain sistem terstruktur (structured sistem analisys and design) dengan tehnik penggabungan dua pendekatan yaitu pendekatan pendekatan terstruktur dan pendekatan klasik berupa life cycle.

Prosedur yang diusulkan pada sistem penginformasian Museum Negeri Provinsi Sulawesi Tenggara, pertama masyarakat cukup terkoneksi ke internet dengan membuka alamat Web Site, untuk Admin mengisi form isian login kedalam data base login agar dapat melakukan perubahan pada data, selanjutnya pada form isian Buku Tamu dapat di input data personal Admin ataupun Masyarakat setelah itu maka akan tampil data pada Tampil Tamu sesuai dengan data yang telah di isi, selanjutnya untuk menampilkan Berita Admin dapat mengisi data base Form berita kemudian ditampilkan pada halaman berita, selanjutnya masyarakat dapat mengakses informasi diantaranya menu Umum jika di klik maka akan terhubung pada pegertian Museum selanjutnya jika dipilih menu Koleksi maka akan terhubung pada koleksi yang terdapat pada Museum selanjutnya jika dipilih menu Konservasi maka akan tampil konservasi / perawatan koleksi Museum kemudian jika di pilih menu Pameran maka akan ditampilkan informasi tentang pameran selanjutnya jika dipilih menu Kunjungan maka akan tampil informasi waktu kunjungan.

Password: VjMeXvXF


READ MORE : File Skripsi Informatika : Sistem informasi museum berbasis website | Download Skripsi Gratis

Jumat, 22 Juni 2012

FILE ARSIP SKRIPSI : DOWNLOAD SKRIPSI TEKNIK INFORMATIKA GRATIS | CONTOH KUMPULAN SKRIPSI LENGKAP SEMUA JURUSAN


DI BAWAH INI ADALAH BAB I DARI CONTOH KUMPULAN SKRIPSI LENGKAP TEKNIK INFORMATIKA, UNTUK MENDAPATKAN JUDUL, TESIS, PROPOSAL, TUGAS AKHIR DAN SKRIPSI TEKNIK INFORMATIKA LAINNYA BISA ANDA LIHAT DISINI 




BAB I
PENDAHULUAN

1.1            Latar Belakang Penelitian
Pada era globalisasi seperti sekarang ini telah banyak dilakukan penerapan teknologi informasi di berbagai bidang. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kinerja sistem sebelumnya. Semua itu sangat diperlukan dalam mempersiapkan diri menuju perdagangan bebas yang telah dimulai sejak tahun 2003. Dukungan dan peran teknologi informasi sangat diperlukan dalam menghadapi perubahan situasi yang mengarah pada semakin ketatnya persaingan dan peluang bisnis yang ada. Sekarang ini dengan semakin canggihnya teknologi perangkat keras (hardware) seperti memori yang semakin besar, processor yang semakin cepat, dan kapasitas hard disk yang semakin besar serta diikuti dengan perkembangan teknologi perangkat lunak (software) yang semakin beranekaragam seperti aplikasi multimedia dan lain-lain menjadikan informasi yang dibutuhkan akan semakin cepat terpenuhi.
Namun selain kedua faktor tersebut ada beberapa komponen penting yang harus diperhatikan yaitu perangkat manusia (brainware) dan basis data (database). Penggunaan basis data dimaksudkan sebagai sarana tempat penyimpanan data atau informasi yang terkomputerisasi. Hal ini dapat mengurangi kesalahan-kesalahan operasi yang selama ini masih dilakukan secara manual. Selain itu dengan basis data dapat menampilkan data secara cepat dan akurat.
Oleh karenanya untuk mendukung sistem informasi kepegawaian yang efektif perlu dirancang suatu sistem basis data kepegawaian yang  lebih komprehensif sehingga akan memudahkan dalam mengolah data – data yang dibutuhkan.

1.2            Identifikasi Masalah
Adapun masalah-masalah yang dihadapi oleh P.T. SIKAS DUNIA WISATA terutama pada bagian personalia ketika penulis melakukan penelitian antara lain mencakup :
1.      Masih adanya proses rekrutmen yang menggunakan sistem hubungan keluarga atau rekomendasi dari karyawan lama tanpa memperhatikan kualitas SDM.
2.      Masih adanya karyawan yang mempunyai tingkat kedisiplinan dan SDM yang rendah.
3.      Penyimpanan data pelamar dan data karyawan pada bagian personalia masih dilakukan secara manual.
4.      Pelaksanaan absensi karyawan masih dilakukan secara manual.

1.3            Pembatasan masalah
Agar pembahasan tidak terlalu meluas maka dibatasi pada:
·                     Penyimpanan data pelamar dan data karyawan pada bagian personalia masih dilakukan secara manual, dan
·                     Pelaksanaan absensi karyawan masih dilakukan secara manual.

1.4            Perumusan masalah
Setelah melihat permasalahan yang ada pada P.T. SIKAS DUNIA WISATA maka penulis merumuskan masalah yaitu:  Bagaimana agar data karyawan, data pelamar dan pelaksanaan absensi karyawan dilakukan secara otomatis sehingga menjadi lebih cepat, mudah dan akurat?

1.5     Tujuan dan Manfaat Penelitian
Tujuan dari penelitian ini adalah :
1.            Agar proses kerja bagian personalia yang sebagian masih manual dilakukan dengan sistem komputerisasi, sehingga proses kerja bagian personalia tersebut dapat menjadi lebih baik.
2.            Merancang sistem basis data untuk mendukung kebutuhan informasi mengenai data pelamar, data karyawan dan absensi.
3.            Untuk mengetahui bagaimana sebuah program database dapat membantu penyimpanan dan penyampaian informasi tentang data pelamar dan data karyawan yang dibutuhkan pada bagian personalia dapat tersedia dengan cepat dan akurat.
Adapun manfaat penelitian yang dapat diperoleh adalah sebagai berikut :
1.            Dapat memberikan informasi kepegawaian secara cepat, mudah dan akurat.
2.            Membantu serta memudahkan pihak manajer dalam mengambil keputusan berdasarkan data-data yang akurat. Sehingga pihak manajer mampu menangani masalah yang terjadi pada perusahaan secara cepat.

1.6     Metodologi Penelitian
Untuk mendapatkan informasi dan data-data yang diperlukan dalam pengumpulan data menggunakan teknik sebagai berikut:
·                     Observasi
Observasi adalah pengamatan langsung dari suatu kegiatan yang sedang dilakukan oleh perusahaan yang bersangkutan dengan tujuan mencari dan mengumpulkan data yang diperlukan serta mengamati apa yang menjadi titik kelemahan atau kekurangan dari sistem yang sedang berjalan sehingga kita dapat membantu memberikan jalan keluar dalam memperbaiki sistem tersebut.
·                     Wawancara
Wawancara adalah menanyakan langsung beberapa pertanyaan kepada kepala bagian personalia dan staf serta pihak – pihak yang terkait.








BAB II
LANDASAN TEORI

2.1            Sistem dan Informasi
2.1.1   Sistem
Definisi sistem menurut Dr. Ir. Harijono Djojodihardjo (1984: 78) adalah sebagai berikut:
“Suatu sistem adalah sekumpulan objek yang mencakup hubungan fungsional antara tiap-tiap objek dan hubungan antara ciri tiap objek, dan yang secara keseluruhan merupakan suatu kesatuan secara fungsional.”
Lani Sidharta (1995: 9), mendefinisikan sistem sebagai berikut:
“Sistem adalah himpunan dari bagian – bagian yang saling berhubungan yang secara bersama mencapai tujuan – tujuan yang sama”
Terdapat dua kelompok pendekatan dalam mendefinisikan sistem, yaitu yang menekankan pada prosedurnya dan yang menekankan pada komponen dan elemennya. Pendekatan sistem yang menekankan pada prosedur didefinisikan sebagai berikut:
“Suatu sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu. (Jogiyanto HM.,1999: 1)”
Pendekatan sistem yang lebih menekankan pada elemen atau komponennya menurut Gordon B. Davis (1991: 81) dapat didefinisikan sebagai berikut:
“Sistem adalah suatu kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu”
Menurut Robert G. Murdick/Joel E. Ross/James R. Claggett (1991: 16), 
“Sistem adalah seperangkat elemen yang membentuk kegiatan atau suatu prosedur/bagan pengolahan yang mencari suatu tujuan atau tujuan-tujuan bersama dengan mengoperasikan data atau barang pada waktu rujukan tertentu untuk menghasilkan informasi, energi, dan barang”
McLeod (2001: 11) “Sistem adalah sekelompok elemen yang terintegrasi dengan maksud yang sama untuk mencapai tujuan”. Elemen dari sistem meliputi input, transformasi dan output. Pendefinisian sistem (System Definition) adalah “penjelasan bidang dan batasan aplikasi basis data dan pandangan pengguna (User view) secara umum.” Connolly (2002: 274).
Menurut Jogiyanto HM., (1999: 687), Sistem dibagi menjadi beberapa bentuk, antara lain:
·                     Sistem abstrak, adalah sistem yang berupa pemikiran atau ide – ide yang tidak tampak secara fisik.
·                     Sistem phisik, adalah sistem yang ada secara phisik.
·                     Sistem alamiah, adalah sistem yang terjadi melalui proses alam, tidak dibuat manusia.
·                     Sistem buatan manusia, adalah sistem yang dirancang oleh manusia.
·                     Sistem tertentu (deterministik system), adalah sistem yang beroperasi dengan tingkah laku yang sudah dapat diprediksi sehingga keluaran dari sistem dapat diramalkan.
·                     Sistem tak tentu (probabilistik system), adalah sistem yang kondisi masa depannya tidak dapat diprediksi karena mengandung unsur probabilitas.
·                     Sistem tertutup, adalah sistem yang tidak berhubungan dengan lingkungan luarnya.
·                     Sistem terbuka, adalah sistem yang berhubungan dan terpengaruh dengan lingkungan luarnya.
Husni Iskandar Pohan dan Kusnasriyanti Saiful Bahri (1997: 2) menjelaskan bahwa pada dasarnya hanya ada dua jenis sistem yaitu:
·                     Sistem alami seperti sistem matahari, sistem luar angkasa, sistem reproduksi dan lain sebagainya;
·                     Sistem buatan manusia seperti sistem hukum, sistem perpustakaan, sistem transportasi dan lain sebagainya.
Sistem alami terbagi menjadi dua, yaitu:
·                     Sistem fisik seperti sistem molekul, luar angkasa: dan,
·                     Sistem kehidupan seperti sistem tumbuhan, sistem manusia.
Sedangkan sistem buatan manusia umumnya dibagi berdasarkan spesifikasi tertentu seperti:

·                     Sistem sosial (hukum, doktrin, seragam),
·                     Sistem organisasi (perpustakaan),
·                     Sistem transportasi (jaringan jalan raya, kanal, udara, lautan),
·                     Sistem komunikasi (telepon, teleks, sinyal asap),
·                     Sistem produksi (pabrik) dan,
·                     Sistem keuangan (akuntansi, inventori, buku besar).
Sistem berdasarkan prinsip dasar secara umum terbagi dalam:
·                     Sistem terspesialisasi; adalah sistem yang sulit diterapkan pada lingkungan yang berbeda (misalnya sistem biologi; ikan yang dipindahkan ke darat)
·                     Sistem besar; adalah sistem yang sebagian besar sumber dayanya berfungsi melakukan perawatan harian (misalnya dinosaurus sebagai sistem biologi menghabiskan sebagian besar masa hidupnya dengan makan dan makan)
·                     Sistem sebagai bagian sistem lain; sistem selalu merupakan bagian dari sistem yang lebih besar, dan dapat terbagi menjadi sistem yang lebih kecil
·                     Sistem berkembang walaupun tidak berlaku bagi semua sistem tetapi hampir semua sistem selalu berkembang
Sementara pelaku dari sistem yang dimaksud terdiri dari tujuh kelompok yaitu:
1.      Pemakai
Pada umumnya ada tiga jenis pemakai yaitu operasional, pengawas dan eksekutif.
2.      Manajemen
Tiga jenis manajemen yaitu manajemen pemakai yang bertugas menangani pemakaian dimana sistem baru diterapkan, manajemen sistem yang diterapkan dalam pengembangan sistem itu sendiri dan manajemen umum yang terlibat dalam strategi perencanaan sistem dan sistem pendukung pengambilan keputusan.
3.                  Pemeriksa
Pemeriksa biasanya menentukan segala sesuatunya berdasarkan ukuran-ukuran standar yang dikembangkan pada banyak perusahan sejenis.
4.                  Penganalisa Sistem
Fungsi-fungsinya antara lain adalah sebagai:
v   Arkeolog; yaitu yang menelusuri bagaimana sebenarnya sistem lama berjalan; bagaimana sistem tersebut dijalankan, dan segala hal menyangkut sistem lama,
v   Inovator; yaitu yang membantu mengembangkan dan membuka wawasan pemakai bagi kemungkinan-kemungkinan lain,
v   Mediator; yaitu yang menjalankan  fungsi komunikasi dari semua level, antara lain pemakai, manajer, programmer, pemeriksa dan pelaku sistem lainnya yang mungkin belum punya sikap dan cara pandang yang sama,
v   Pimpinan proyek; penganalisa sistem haruslah personil yang lebih berpengalaman dari programmer atau desainer. Selain itu mengingat penganalisa sistem umumnya ditetapkan terlebih dahulu dalam suatu pekerjaan sebelum yang lain bekerja, adalah hal yang wajar jika penanggung jawab pekerjaan menjadi porsi penganalisa sistem.
5.      Pendesain Sistem
Pendesain sistem menerima hasil penganalisa sistem berupa kebutuhan pemakai yang tidak berorientasi pada teknologi tertentu, yang kemudian ditransformasikan ke desain arsitektur tingkat tinggi dan dapat diformulasikan oleh programmer.
6.                  Programmer
Setelah pengnalisa sistem memberikan hasil kerjanya dan kemudian diolah oleh pendesain sistem baru programmer dapat mulai bekerja. Karena itu programmer baru mulai bekerja setelah penganalisa sistem selesai dengan pekerjaannya.
7.      Personil pengoperasian
Pelaku ini bertugas dan bertanggung jawab di pusat komputer misalnya jaringan, keamanan perangkat keras, keamanan perangkat lunak, pencetakan, dan back-up.
Sebuah sistem secara umum adalah terdiri dari masukan, pengolahan, dan keluaran yang terdiri dari bagian-bagian yang selalu terkait dan beroperasi bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan. Suatu sistem dapat terdiri dari sistem – sistem bagian (subsystems) dimana masing – masing subsistem dapat terdiri dari subsistem – subsistem yang lebih kecil lagi atau komponen – komponen, yang saling berhubungan dan berinteraksi membentuk suatu kesatuan yang terpadu atau terintegrasi (integrated) sehingga tujuan atau sasaran sistem tersebut dapat tercapai.

2.1.2    Informasi
Menurut Jogiyanto HM., (1999: 692), “Informasi dapat didefinisikan sebagai hasil dari pengolahan data dalam suatu bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya yang menggambarkan suatu kejadian – kejadian (event) yang nyata (fact) yang digunakan untuk pengambilan keputusan”
Abdul Kadir (2002: 31); McFadden dkk (1999) mendefinisikan informasi sebagai data yang telah diproses sedemikian rupa sehingga meningkatkan pengetahuan seseorang yang menggunakan data tersebut.
Menurut George H. Bodnar, (2000: 1), “Informasi adalah data yang diolah sehingga dapat dijadikan dasar untuk mengambil keputusan yang tepat”
Menurut Lani Sidharta (1995: 28), “Informasi adalah data yang disajikan dalam bentuk yang berguna untuk membuat keputusan”
Menurut Anton M. Meliono (1990: 331), “Informasi adalah data yang telah diproses untuk suatu tujuan tertentu. Tujuan tersebut adalah untuk menghasilkan sebuah keputusan”
Menurut Gordon B. Davis (1991: 28), “Informasi adalah data yang telah diolah menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi penerimanya dan bermanfaat bagi pengambilan keputusan saat ini atau mendatang”

Kualitas suatu informasi tergantung dari tiga hal, yaitu :
·                     Akurat, berarti informasi harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan harus jelas mencerminkan maksudnya.
·                     Tepat pada waktunya, berarti informasi yang diterima tidak boleh terlambat.
·                     Relevan, berarti informasi tersebut mempunyai manfaat dari pemakainya.
Informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang berguna untuk membuat keputusan. Informasi berguna untuk pembuat keputusan karena informasi menurunkan ketidakpastian (atau meningkatkan pengetahuan) Informasi menjadi penting, karena berdasarkan informasi itu para pengelola dapat mengetahui kondisi obyektif perusahaannya. Informasi tersebut merupakan hasil pengolahan data atau fakta yang dikumpulkan dengan metode ataupun cara – cara tertentu.

2.1.3    Sistem Informasi
Sistem Informasi dapat didefinisikan sebagai berikut:
Menurut Lani Sidharta (1995: 11), “Sebuah sistem informasi adalah sistem buatan manusia yang berisi himpunan terintegrasi dari komponen – komponen manual dan komponen – komponen terkomputerisasi yang bertujuan untuk mengumpulkan data, memproses data, dan menghasilkan informasi untuk pemakai”

Sistem informasi didefinisikan Robert A. Leitch dan K. Roscoe Davis dalam buku Jogiyanto HM., (1999: 11), “Sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.”
Menurut Gordon B. Davis (1991: 91), “Sistem informasi adalah suatu sistem yang menerima masukan data dan instruksi, mengolah data tersebut sesuai dengan instruksi dan mengeluarkan hasilnya.”
Suatu sistem informasi pada dasarnya terbentuk melalui suatu kelompok kegiatan operasi yang tetap, yaitu:
·                     Mengumpulkan data
·                     Mengelompokkan data
·                     Menghitung
·                     Menganalisa
·                     Menyajikan laporan
Sasaran sistem informasi adalah:
·                     Meningkatkan penyelesaian tugas.
Pemakai harus lebih produktif agar menghasilkan keluaran yang memiliki mutu yang tinggi.
·                     Meningkatkan efektifitas secara keseluruhan.
Sistem harus mudah dan sering digunakan.


·                     Meningkatkan efektifitas ekonomi.
Keuntungan yang diperoleh dari sistem harus lebih besar dari biaya yang dikeluarkan.
Sistem informasi dapat diartikan sebagai sebuah sistem yang terintegrasi secara optimal dan berbasis komputer yang dapat menghimpun dan menyajikan berbagai jenis data yang akurat untuk berbagai macam kebutuhan.

2.2     Analisis Sistem
Menurut Jogiyanto HM. (1999: 129), “Analisis sistem adalah penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasikan dan mengevaluasi permasalahan-permasalahan, kesempatan-kesempatan, hambatan-hambatan yang terjadi dan kebutuhan-kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan-perbaikannya.”
Sedangkan menurut Dr. Ir. Harijono Djojodihardjo (1984: 89), Analisa sistem yang dimaksudkan untuk:
·         Memahami sistem organisasi yang ada, serta jaring-jaring aliran informasi yang berlangsung.
·         Menentukan daerah-daerah permasalahan (problem areas) dalam sistem organisasi tersebut serta fungsi-fungsi yang terdapat dalam tiap bidang permasalahan.
·         Mengidentifikasi kekurangan-kekurangan dan kelemahan-kelemahan serta memperkirakan kemungkinan-kemungkinan perbaikannya.
·         Atas dasar hal-hal diatas, merumuskan persyaratan-persyaratan dan pembatasan-pembatasan yang harus dipenuhi bagi suatu rancangan dari sistem informasi.
Menurut Connolly (2002: 276) pengumpulan kebutuhan dan analisis (requirements collection and analysis) adalah proses mengumpulkan dan menganalisa informasi mengenai bagian organisasi yang harus didukung oleh aplikasi basis data, serta menggunakan informasi tersebut untuk mengidentifikasi persyaratan pengguna terhadap sistem yang baru. Pada tahap ini meliputi pengumpulan dan analisa informasi mengenai bagian perusahaan yang harus dilayani oleh basis data.
Pengumpulan informasi yang disebut juga dengan fact-finding techniques. Adapun caranya sebagai berikut :
1.                  Pemeriksaan dokumentasi
Pemeriksaan dokumentasi sangat berguna saat mencoba untuk mendapatkan pengetahuan bagaimana timbulnya keperluan basis data. Jika terdapat masalah pada sistem, maka dapat langsung memeriksa dokumen, form, laporan dan file yang berhubungan dengan sistem yang ada sehingga dapat dimengerti dengan cepat pada sistem tersebut.
2.                  Wawancara
Wawancara adalah teknik yang sering digunakan dan merupakan yang paling berguna karena dilakukan langsung dengan individu yang bersangkutan. Beberapa tujuan dari wawancara adalah mencari fakta, memeriksa fakta, menjelaskan fakta, menghasilkan anthusiasme, mengikutsertakan end-user, mengidentifikasi keperluan serta mengumpulkan ide dan opini.
Keuntungan :
·                     Memungkinkan orang yang diwawancara untuk menganggapi lebih bebas dan terbuka pada pertanyaan yang diajukan.
·                     Memungkinkan orang yang diwawancara merasakan dirinya merupakan bagian dari proyek.
·                     Memungkinkan pewawancara untuk menanggapi komentar yang diberikan oleh orang yang diwawancarai.
·                     Memungkinkan pewawancara beradaptasi dengan pertanyaan saat wawancara.
·                     Memungkinkan pewawancara mengamati bahasa isyarat dari orang yang diwawancarai.
Kerugian :
·                     Memerlukan waktu yang panjang, biaya yang besar dan mungkin tidak praktis.
·                     Keberhasilan tergantung pada keahlian komunikasi pewawancara. Selain itu juga bisa saja tergantung pada kemauan dari orang yang diwawancara dalam berpartisipasi pada kegiatan wawancara.
·                     Pengamatan operasi perusahaan
Pengamatan merupakan teknik yang paling efektif diantara teknik–teknik yang lain untuk mengetahui dan mengerti jelas tentang sistem.

Keuntungan :
·                     Memungkinkan untuk mengecek keaslian fakta dan data yang ada.
·                     Pengamat bisa melihat dengan jelas apa saja yang telah terjadi.
·                     Pengamat juga bisa memperoleh penjelasan data lingkungan fisik dari suatu tugas.
·                     Tidak membutuhkan biaya yang besar.
·                     Pengamat bisa mengukur hasil pekerjaannya.
Kerugiannya :
·                     Orang – orang bisa mengetahui atau bisa pula tidak mengetahui perbedaannya pada saat sedang diamati.
·                     Bisa kehilangan tugas pengamatan.
·                     Tidak praktis.
3.                  Penelitian
Teknik pengumpulan data yang berguna adalah meneliti aplikasi – aplikasi dan permasalahannya. Internet, buku – buku referensi dan jurnal komputer merupakan sumber informasi yang sangat baik untuk pengumpulan fakta (Connolly,2002,p307).
Keuntungan :
·                     Menghemat waktu apabila sudah ada solusi.
·                     Para peneliti dapat melihat bagaimana orang lain telah memecahkan masalah yang sama atau keperluan yang sama.
·                     Menjaga para peneliti tetap up-to-date dengan perkembangan sekarang.

Kerugian :
·                     Memerlukan banyak waktu.
·                     Memerlukan akses ke sumber yang tepat dari informasi.
·                     Ada kemungkinan sama sekali tidak dapat membantu dalam memecahkan masalah, karena tidak didokumentasikan.
4.                  Kuisioner
Kuisioner adalah dokumen dengan tujuan khusus yang memungkinkan data untuk digabungkan dari jumlah yang sangat banyak.
Keuntungan :
·                     Orang bisa menyelesaikan dan mengembalikan dengan mudah.
·                     Cara yang relatif mudah untuk mengumpulkan data dalam jumlah yang banyak.
·                     Orang – orang lebih bisa memberikan fakta yang sebenarnya karena data diri responden dirahasiakan.
·                     Tanggapan – tanggapan bisa diatur dalam daftar dan analisa yang cepat.
Kerugian :
·                     Jumlah responden mungkin rendah.
·                     Kuisoner mungkin dikembalikan dalam keadaan tidak lengkap.
·                     Tidak menyediakan kesempatan untuk mengubah pertanyaan yang salah disampaikan.
·                     Tidak bisa mengamati dan analisa bahasa tubuh responden.
·                     Dapat menghabiskan waktu untuk mempersiapkan kuisoner.

System Development Life Cyrules (SDLC) mencakup:
·                     Plan (Perencanaan)
·                     Analysis (Analisa)
·                     Design (Perancangan)
·                     Implementasi (Pelaksanaan atau Realisasi dari Perancangan)
Dari kegiatan diatas, tahap analisis sistem dilakukan setelah tahap perencanaan dan sebelum tahap disain. Tahap analisis sistem merupakan tahap yang kritis dan penting karena kesalahan didalam tahap ini akan menyebabkan juga kesalahan pada tahap selanjutnya.
Langkah-langkah dalam tahap analisis sistem:
·                     Identify yaitu mengidentifikasikan masalah sebagai suatu pertanyaan yang diinginkan.
·                     Understanding yaitu memahami kerja dari sistem yang ada dengan mempelajari secara terperinci bagaimana sistem yang ada beroperasi.
·                     Analyze yaitu menganalisis sistem berdasarkan data yang telah diperoleh dari hasil penelitian yang telah dilakukan.
·                     Report yaitu membuat laporan hasil analisis.
Kesimpulannya analisis merupakan proses untuk memahami sistem yang sudah ada, termasuk mendiagnosa masalah yang ada dan memberikan solusi penyelesaian dan jalan keluar atas permasalahan yang dihadapi pada sistem tersebut. Pengertian analisis sistem (system analysis) dapat dipandang sebagai suatu kegiatan yang bertujuan untuk mengetahui kelemahan-kelemahan dan kekurangan-kekurangan sistem yang ada untuk kemudian mencarikan alternatif-alternatif perbaikan dari kelemahan dan kekurangan sistem tersebut.

2.3      Basis Data
Basis data adalah kumpulan data-data logikal yang berhubungan, dirancang untuk menemukan informasi yang dibutuhkan oleh banyak user dalam suatu organisasi. (McFadden dan Hoffer, 1993: 8)
Menurut Connolly (2002: 14), definisi dari basis data adalah kumpulan data yang dihubungkan secara bersama – sama, dan gambaran dari data yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan informasi dari suatu organisasi.
Menurut Date (1990: 5), definisi dari basis data adalah kumpulan terintegrasi dari file yang merupakan representasi data dari suatu model enterprise.
Menurut Connolly (2002: 273), Perencanaan basis data (Database Planning) adalah aktivitas manajemen yang memperbolehkan tahapan aplikasi basis data untuk direalisasikan secara efisien dan seefektif mungkin.
Perencanaan basis data harus diintegrasikan dengan strategi sistem informasi organisasi. Ada tiga topik utama yang terlibat dalam memformulasikan strategi sistem informasi, yaitu :
a.                   Identifikasi rencana dan tujuan perusahaan dengan menentukan kebutuhan sistem informasi berikutnya.
b.                  Mengevaluasi sistem informasi sebelumnya untuk menentukan kekuatan dan kelemahan yang ada.
c.                   Penilaian  kesempatan Teknologi Informasi (TI) yang mungkin dapat menghasilkan keuntungan yang kompetitif.
Langkah pertama yang penting dalam perencanaan basis data adalah menjelaskan secara jelas pernyataan misi untuk proyek basis data. Pernyataan misi tersebut membantu dalam menjelaskan tujuan dari proyek basis data dan menyediakan langkah yang jelas menuju aplikasi basis data yang dibutuhkan secara lebih efektif dan efisien. Setelah pernyataan misi didefinisikan, maka aktivitas selanjutnya meliputi pendefinisian tujuan misi dimana setiap setiap tujuan misi harus mendefinisikan tugas – tugas khusus yang harus didukung oleh basis data.
Perencanaan basis data harus juga meliputi perkembangan standar yang menentukan bagaimana data dikumpulkan, bagaimana perancangan format ditetapkan, dokumentasi apa saja yang dibutuhkan serta bagaimana perancangan dan implementasi harus dijalankan.

2.4     Data Flow Diagram
Alat pengembangan sistem yang digunakan sebagai landasan teori dalam penulisan skripsi ini adalah Data Flow Diagram.
Lani Sidharta (1995: 65), mendefinisikan Data Flow Diagram (DFD) sebagai berikut:
“Data Flow Diagram adalah representasi grafik dari sebuah sistem, yang menggambarkan komponen – komponen sebuah sistem, aliran – aliran data diantara komponen – komponen tersebut, dan asal, tujuan, dan penyimpanan dari data tersebut”
Diagram arus data (Data Flow Diagram/DFD) merupakan gambaran sistem secara logika. Gambaran ini tidak tergantung pada perangkat keras, perangkat lunak, struktur data, atau organisasi file. Keuntungan menggunakan DFD adalah untuk memudahkan pemakai (user) yang kurang menguasai bidang komputer untuk mengerti yang akan dikerjakan atau dikembangkan.
Simbol–simbol yang digunakan dalam Data Flow Diagram (DFD) :
1.                  External Entity (kesatuan luar)
Sistem akan menerima input dan menghasilkan output kepada lingkungan luarnya. Setiap sistem pasti mempunyai batas sistem yang memisahkan suatu sistem dengan lingkungan luarnya. Kesatuan luar merupakan kesatuan luar (entity) di lingkungan luar sistem yang dapat berupa orang, organisasi lainnya yang berada di luar lingkungannya yang akan menerima input atau dari sistem.
Simbol external entity :


 







2.                  Process (Proses)
Menggambarkan suatu kegiatan atau kerja yang dilakukan oleh orang, mesin, atau komputer dari suatu arus data yang masuk ke dalam proses untuk dihasilkan arus data yang akan keluar dari proses.
Simbol Proses:

3.                  Data Flow (Arus Data)
Arus data (DFD) diberi simbol suatu panah dimana digunakan untuk menunjukkan arus dari data atau informasi dari suatu sistem ke bagian proses sistem lainnya dan diberi nama yang jelas serta mempunyai arti.
Simbol Data Flow :


 

                                                     
 


4.         Data Store (Simpanan Data)
Simpanan data merupakan tempat dimana data dikumpulkan dan dikelompokkan menurut jenis juga sebagai basis informasi untuk proses tertentu.
  
Simbol Data Store:

2.5     Tenaga Kerja dan Rekrutmen Pegawai
Menurut Prof. Dr. H. Buchari Zainun, MPA (1990: 7) Fungsi dan urusan kepegawaian dari suatu organisasi muncul karena banyaknya jumlah pegawai organisasi yang perlu diurus. Selain dari jumlah pegawainya juga karena banyak dan beraneka ragamnya soal-soal yang menyangkut organisasi pegawai tersebut yang perlu menjadi urusan organisasi.
Pegawai pada hakikatnya merupakan unsur manusia bagi suatu organisasi yang sekaligus juga menjadi sumber daya bagi organisasi itu. Karena itulah disebut sumber daya manusia. Karena adanya unsur sumber daya manusia inilah yang menyebabkan organisasi sama seperti organisme lainnya sehingga disebut sebagai organisme hidup atau living organism. Karenaq ada manusia sebagai sumber daya inilah yang memungkinkan organisasi dapat berfungsi sebagai satu mesin atau pabrik yang mampu menghasilkan apa yang diinginkan oleh dan dari organisasi tersebut.

2.5.1   Tenaga Kerja
Menurut T. Hani Handoko (1991: 69) “Pengadaan tenaga kerja adalah proses penarikan, seleksi, penempatan, orientasi, dan iduksi untuk mendapatkan karyawan yang efektif dan efisien untuk membantu tercapainya tujuan.”
Penerimaan tenaga kerja adalah merupakan usaha untuk mendapatkan orang yang tepat, dalam jumlah yang tepat, dan ditempatkan pada pekerjaan yang tepat, melalui suatu proses penarikan seleksi dan penempatan.
Pengadaan tenaga kerja harus mendapatkan perhatian khusus oleh suatu perusahaan karena tenaga kerja merupakan aset utama dalam perusahaan, yang berperan sebagai perencana dan pelaku dari setiap kegiatan perusahaan.
Berdasarkan uraian diatas dapat diketahui bahwa penerimaan tenaga kerja mencakup kegiatan-kegiatan yang dapat dijelaskan sebagai berikut :
·                     Penarikan tenaga kerja
Kegiatan ini merupakan kegiatan-kegiatan pertama dalam proses pengadaan tenaga kerja, untuk mendapatkan sekelompok orang yang tertarik atau ingin mengisi lowongan pekerjaan dan memenuhi persyaratan untuk mengajukan lamaran pekerjaan. Jadi penarikan dimaksudkan untuk mendapatkan sejumlah orang yang dianggap potensial untuk diseleksi.
·                     Seleksi tenaga kerja
Seleksi adalah proses pengumpulan informasi untuk maksud mengevaluasi dan memutuskan berdasarkan standar siapa yang akan dipekerjakan untuk tujuan jangka pendek dan jangka panjang dari individu dan organisasi.
·                     Penempatan tenaga kerja
Kegiatan terakhir dalam penerimaan tenaga kerja ini dimaksud untuk memastikan bahwa tenaga kerja yang lulus seleksi ditempatkan di bagian yang membutuhkannya sesuai dengan keahlian, pengetahuan, dan kemampuan yang dimiliki. Jadi, setelah tenaga kerja ditempatkan pada pekerjaan yang tepat, maka berarti mereka telah diberikan wewenang dan tanggung jawab yang sesuai dengan pekerjaan dan jabatan.

2.5.2   Rekrutmen Pegawai
Prof. Dr. H. Buchari Zainun, MPA (1990: 5) mendefinisikan istilah dan pengertian kepegawaian dari segi tata bahasa, kepegawaian mempunyai asal kata pegawai yang diberi awalan ke- dan akhiran –an sehingga mengubah arti kata asalnya. Pegawai adalah kata benda berupa orang-orang atau sekelompok orang yang mempunyai status tertentu karena pekerjaannya. Pegawai pun dalam bahasa jawa berasal dari kata “gawe” atau “kerja”.
Sedangkan kepegawaian yang berasal dari kata pegawai itu berubah maknanya menjadi segala sesuatu yang berkait dengan pegawai yang oleh sesuatu organisasi dipertimbangkan dan mungkin untuk menjadi urusan organisasi. Ini berarti bahwa apa yang tercakup dalam kepegawaian itu berbeda untuk setiap organisasi baik secara kuantitatif maupun kualitatif.
Sejarah perkembangan administrasi atau manajemen kepegawaian ini menunjukan perubahan itu dari masa ke masa seperti yang telah diutarakan oleh banyak ahli. Kepegawaian dalam organisasi pemerintahan pasti tidak sama dengan kepegawaian pada organisasi pada umumnya. Bahkan kepegawaian dari satu satuan organisasi pemerintah pun bisa berbeda dengan yang terdapat pada satuan organisasi pemerintah yang lain. Kepegawaian yang secara formal diatur bisa lain dengan kenyataan praktek yang sebenarnya. Perhatian dan keterlibatan setiap atasan atau manajer terhadap soal-soal kepegawaian bisa berbeda antara satu dengan yang lain. Pegawai adalah seseorang yang bekerja pada suatu perusahaan atau departemen dan mempunyai tugas serta tanggung jawab pada perusahaan tersebut.
Rekrutmen pegawai yaitu proses yang dilaksanakan dalam rangka pengaadan pegawai dari mulai pengumuman, persyaratan, pelamaran, penyaringan, dan penempatan, guna memenuhi kebutuhan baik dari segi jumlah, kualifikasi, maupun waktu pemenuhan.
Penarikan calon pegawai merupakan suatu proses pencarian dan pemikatan para calon tenaga kerja yang mempunyai kemampuan sesuai dengan rencana kebutuhan suatu organisasi.



Tujuan rekrutmen pegawai yaitu:
·                     Terpenuhinya kebutuhan yang memenuhi standar pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja yang telah ditetapkan
·                     Adanya pengawasan terhadap jumlah karyawan di dalam perusahaan yang sesuai dengan kebutuhan.
Pengisian lowongan pekerjaan yang dibutuhkan sesuai dengan perencanaan dapat diperoleh dari dua sumber, yaitu dari dalam dan dari luar organisasi. Pengisian lowongan pekerjaan dari dalam organisasi mempunyai beberapa keuntungan, baik dari segi karyawan maupun dari segi organisasi itu sendiri. Bagi karyawan hal itu merupakan promosi atau peningkatan jabatan, dan bagi organisasi merupakan penghematan biaya untuk pemanggilan. Sedangkan penarikan dari luar diperoleh dari pasaran tenaga kerja yang ada di luar lingkungan organisasi.
Terdapat banyak sumber – sumber yang bisa digunakan oleh perusahaan dalam merekrut tenaga kerja. Semua itu tergantung dari strategi yang diterapkan oleh perusahaan, guna merekrut tenaga kerja yang produktif dan handal.
Sumber – sumber yang digunakan oleh perusahaan dalam merekrut tenaga kerja antara lain melalui:
1.                  Iklan
Menarik calon pegawai melalui iklan di media massa, baik elektronik maupun media cetak mempunyai efektifitas tinggi, karena dapat menjaring pelamar dari seluruh lapisan masyarakat, sehingga pelamar menjadi lebih banyak.
2.                  Badan penyalur tenaga kerja
Tiap – tiap propinsi di Indonesia mempunyai kantor penempatan tenaga kerja (pemerintah) yang fungsinya adalah menyalurkan tenaga – tenaga kerja yang telah mendaftar ke kantor penempatan tersebut ke organisasi – organisasi, baik pemerintah maupun swasta yang membutuhkan calon pegawai.
3.                  Lembaga – lembaga pendidikan
Beberapa perusahaan terlebih dahulu memesan dan memberikan beasiswa kepada para mahasiswa/i yang berprestasi untuk selanjutnya akan diangkat menjadi pegawai pada perusahaan tersebut.
4.                  Leasing (penyewaan)
Untuk memenuhi kebutuhan akan pegawai dalam jangka waktu yang pendek, perusahaan dapat menyewa tenaga kerja yang profesional kepada perusahaan penyewaan tenaga kerja.
5.                  Rekomendasi dari karyawan
Pegawai dapat merekomendasikan calon pegawai untuk direkrut oleh perusahaan, dengan sendirinya kemampuan atau keahlian dari pegawai yang direkomendasikan tersebut harus sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan oleh perusahaan.


6.                  Nepotisme
Beberapa perusahaan merekrut calon pegawai dari anggota keluarga para pegawai di perusahaan itu sendiri. Perekrutan karyawan melalui cara ini, tidak memprioritaskan kemampuan atau keahlian dari calon pegawai tersebut sebagai bahan pertimbangan.



















BAB III
TINJAUAN UMUM PERUSAHAAN

3.1     Sejarah Singkat Perusahaan
P.T. SIKAS DUNIA WISATA merupakan suatu badan usaha yang bergerak di bidang jasa pariwisata. Perusahaan ini melayani perjalanan domestik maupun mancanegara.
P.T. SIKAS DUNIA WISATA ini merupakan perpecahan dari perusahaan travel sebelumnya yaitu P.T. HAPINDO WISATA. Perusahaan ini dulunya juga bergerak di bidang jasa pariwisata dan merupakan sebuah perusahaan swasta yang didirikan oleh Purnomo Sikas bersama beberapa orang rekan kerjanya. Pada akhir 1999 para komisaris dan pemegang saham membubarkan diri karena alasan tertentu sehingga menimbulkan perpecahan pada perusahaan tersebut.
Kemudian pada tahun 2000 dengan bermodalkan sisa hasil usaha dari perusahaan sebelumnya, salah satu komisaris yang bernama Purnomo Sikas mendirikan sebuah perusahaan baru yang juga berkecimpung di bidang jasa pariwisata. Namun karena beberapa sebab barulah pada bulan September 2001 perusahaan ini resmi berdiri.
 P.T. SIKAS DUNIA WISATA sudah berjalan selama hampir empat tahun. Dalam jangka waktu tersebut perusahaan ini sudah pindah kantor sebanyak dua kali guna mengejar pasar. P.T. SIKAS DUNIA WISATA secara resmi menjalankan usahanya untuk pertama kali di Cempaka Putih yang berjalan kurang lebih selama enam bulan. Kemudian pindah ke Ciniru sebelum akhirnya pindah ke Jalan H. Samali no 77, Pejaten Barat, Jakarta  sampai saat ini.
Pengguna jasa pariwisata  P.T. SIKAS DUNIA WISATA sebagian besar adalah perusahaan-perusahaan besar, seperti:
Ø    PT Jasa Raharja
Ø    PT Jasa Raharja Putra
Ø    Telkomsel
Ø    Waskita Karya

3.2  Maksud dan Tujuan Didirikannya P.T. SIKAS
P.T. SIKAS DUNIA WISATA sebagai suatu perusahaan pelayanan jasa pariwisata mempunyai maksud dan tujuan sebagai berikut:
·                     Membuat, menjual dan menyelenggarakan paket wisata.
·                     Mengurus dan melayani kebutuhan jasa angkutan bagi perorangan dan atau kelompok orang yang diurusnya.
·                     Mengurus dokumen perjalanan.
·                     Menyelenggarakan pemesanan akomodasi, restoran dan sarana wisata lainnya.
·                     Menyelenggarakan pemanduan perjalanan wisata.
Adapun jasa-jasa pelayanan dari P.T. SIKAS DUNIA WISATA adalah sebagai berikut:
1.                  Pemesanan tiket domestik dan internasional
·               Via telepon
Mulai dari pemesanan (booking) sampai pemastian (issued)
·               Jasa layanan antar
Tiket yang sudah dipesan akan diantar langsung ke alamat yang dituju.
2.                  Paket tour domestik dan internasional mencakup:
·               Akomodasi
·               Transportasi
·               Food and beverage
Adapun salah satu paket tour yang dimiliki oleh P.T. SIKAS DUNIA WISATA adalah sebagai berikut:
SPECIAL TOUR PULAU DEWATA
Hari     1:         Tiba di Bandara Internasional Ngurah Rai Bali, para peserta tour langsung dijemput dan diantar menuju hotel **** untuk istirahat dan mempersiapkan diri menjalani acara pada esok hari.
Hari     2:         Setelah makan pagi peserta diantar menuju Sangeh untuk melihat keindahan fauna kera yang hidup di alam liar. Kemudian setelah makan siang perjalanan dilanjutkan menuju Pantai Kuta untuk menikmati terbenamnya matahari.
Hari     3:         Setelah makan pagi peserta tur mengelilingi desa-desa tradisional, diantaranya Desa Ubud, Desa Celuk, Desa Mas, Goa Luwah dan Goa Gajah di Desa Tenganan. Setelah itu peserta makan siang dan kembali menuju hotel.
Hari     4:         Setelah makan pagi peserta mengunjungi pasar tradisional Sukawati, kemudian menuju Danau Bratan beserta Candi Ulun Danu. Setelah makan siang, peserta diantar menuju Tanah Lot untuk melihat keindahan Candi Batu dan selanjutnya kembali ke hotel.
Hari     5:         Setelah makan pagi peserta langsung berangkat menuju Kintamani. Setelah menikmati panorama danau dan alam pegunungan disana peserta kemudian menuju Legian, Kuta untuk sekedar cuci mata atau membeli cindera mata khas Pulau Dewata.
Hari     6:         Setelah makan pagi di hotel peserta langsung diantar menuju Bandara Ngurah Rai untuk kembali ke Jakarta.

3.                  Paket haji dan umroh mencakup:
·               Pelayanan haji
·               Pelayanan umroh
·               Akomodasi
·               Tour
·               Food and beverage
Adapun paket haji / umrah yang ditawarkan oleh P.T. SIKAS DUNIA WISATA adalah sebagai berikut:
PAKET UMRAH:     
·         Umroh Reguler
·         Umroh Ramadhan
·         Umrah Lailatul Qadr
·         Umroh Plus (Cairo, Istanbul, Amman,dll)
PAKET HAJI VIP:
         1.         Arbain 26 hari
         2.         Non Arbain 18 hari

3.3     Struktur Organisasi Berdasarkan Fungsi-Fungsinya
Struktur organisasi dapat dikatakan sebagai pola hubungan yang mapan di antara komponen-komponen atau bagian-bagian dari organisasi. Struktur organisasi adalah kerangka dasar yang sangat menentukan dalam melaksanakan kegiatan perusahaan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Dalam banyak hal struktur ini mencerminkan bagaimana cara bagian-bagian di dalam organisasi hendak mengatasi masalah yang timbul dalam lingkungan. Disamping itu juga merupakan  suatu kerangka yang mewujudkan suatu pola tetap dari hubungan antara kedudukan dan peranan dalam suatu lingkungan kerjasama.
Pada umumnya struktur organisasi berupa suatu gambaran grafis yang menunjukkan hubungan antara unit-unit organisasi serta garis-garis wewenang yang ada. 
Struktur organisasi yang digunakan oleh P.T. SIKAS DUNIA WISATA adalah struktur organisasi garis, yaitu struktur organisasi yang mengatur hubungan antara pemimpin dan bawahan terlihat jelas dalam bentuk garis lurus. Hubungan timbal balik, sehingga pimpinan berkemampuan untuk mengawasi tugas – tugas bawahannya dan terjun langsung apabila terjadi permasalahan di dalam perusahaan.  
Adapun bagan struktur organisasi yang ada di P.T. SIKAS DUNIA WISATA adalah sebagai berikut:







































Adapun tugas dan kedudukan dari masing-masing pejabat dan staf di P.T. SIKAS DUNIA WISATA adalah sebagai berikut:
1.                  Komisaris
Adalah orang yang ditunjuk oleh pemegang saham dan bertanggung jawab langsung kepada para pemegang saham, menyetujui kebijakan – kebijakan yang telah diusulkan oleh direktur. Komisaris berfungsi sebagai pengawas dari seluruh kegiatan-kegiatan yang berlangsung di dalam perusahaan. Ia juga berhak menerima keuntungan perusahaan.
2.                  Direktur
Adalah orang yang menjadi pimpinan tertinggi dari suatu perusahaan yang bertanggung jawab langsung pada Komisaris. Yang mempunyai tugas – tugas sebagai berikut:
·                     Mengurus dan mengendalikan jalannya perusahaan dan bertanggung jawab langsung kepada komisaris.
·                     Mengkoordinasikan seluruh penyelenggaraan kegiatan di perusahaan agar strategi dan perencanaan yang telah ditetapkan oleh perusahaan dapat berjalan dengan baik.
·                     Melakukan pengawasan / mengontrol kegiatan perusahaan secara menyeluruh.
·                     Memberikan pengarahan, bimbingan, nasehat, bantuan, dan penerangan kepada bawahannya serta menerima input / masukan bawahan sebagai hubungan timbal baliknya.
·                     Mendayagunakan aset perusahaan secara optimal agar tujuan yang telah ditetapkan perusahaan dapat tercapai dengan baik.
3.                  SDM
Merupakan salah satu bagian dari perusahaan yang berfungsi sebagai penyelenggara kegiatan penerimaan karyawan baru serta penetapan kebijakan yang berkaitan dengan rencana kebutuhan SDM pada perusahaan tersebut.
Mempunyai tugas – tugas sebagai berikut:
·                     Menyelenggarakan perencanaan strategis sumber daya manusia yang sesuai bagi kebutuhan perusahaan.
·                     Melaksanakan sistem administrasi kepegawaian, meliputi data penerimaan pegawai, penempatan pegawai, mutasi pegawai, prestasi dan sanksi, pengembangan pegawai, upah pegawai, data pensiun pegawai, dan mengarsipkannya dengan baik
·                     Menyelenggarakan ketentuan prosedur dan kebijakan yang menyangkut rekrutmen, penyaringan, seleksi, pendidikan dan pelatihan, pengembangan, penilaian kerja, promosi, imbalan, disiplin, dan menerapkan sanksi pegawai.
·                     Mengoptimalkan potensi pegawai, meliputi pembinaan kepribadian, pelatihan, keterampilan secara maksimal bagi kepentingan perusahaan dan karir pegawai.
·                     Menyusun dan mengevaluasi peraturan kepegawaian yang berjalan dalam perusahaan.
4.                  Marketing
Menyelenggarakan kegiatan pemasaran dan pengembangan melalui koordinasi pelaksanaan dan pengendalian unsur – unsur pemasaran serta riset dan pengembangan yang ditetapkan oleh perusahaan secara optimal serta mengusahakan pemenuhan kebutuhan dan kepuasan konsumen. Antara lain tugas – tugasnya meliputi :
·                     Memasarkan tiket
·                     Mencari klien
·                     Menyebarkan informasi perusahaan
·                     Membuat strategi penjualan
5.                  Accounting
Merupakan salah satu bagian penting dari perusahaan, yang mengurus penyelenggaraan kegiatan keuangan / akuntansi di perusahaan melalui koordinasi pelaksanaan yang baik dan pengendalian untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan oleh perusahaan secara optimal. Antara lain tugasnya meliputi :
·                     Membuat laporan keuangan perusahaan
·                     Melaksanakan kegiatan akuntansi / keuangan yang berjalan dalam perusahaan
·                     Mencatat dana keluar / masuk
·                     Menginput data – data transaksi keuangan
·                     Mengarsipkan data – data keuangan perusahaan
6.Ticketing & tour
Mengurus penyelenggaraan kegiatan ticketing dan paket tour serta  mempersiapkan kelengkapan surat – surat perjalanan.
Adapun tugas – tugasnya antara lain :
·                     Mengurus pemesanan tiket, mulai dari proses pemesanan (boking) sampai dengan tiket keluar
·                     Mencetak tiket
·                     Pembatalan tiket
·                     Membuat paket tour, termasuk transportasi dan akomodasi
·                     Mengurus dokumen perjalanan
·                     Mengurus asuransi perjalanan
·                     Mengurus Visa
·                     Mengurus Paspor
7.Haji / Umrah
Mengurus perjalanan ke tanah suci, Mekah untuk menunaikan ibadah haji dan umrah.
Divisi ini bertugas antara lain:
·                     Mempersiapkan kebutuhan calon jamaah haji dan umrah mulai dari keberangkatan sampai dengan jamaah pulang kembali ke tanah air.
·                     Mengurus transport jamaah untuk perjalanan haji dan umrah baik didalam negri maupun di tanah suci.
·                     Mengurus asuransi perjalanan haji dan umrah.
·                     Mengurus dokumen perjalanan haji dan umrah.
·                     Mengurus paspor  haji dan umrah.
·                     Mengurus visa  haji dan umrah.
·                     Mengurus akomodasi.

3.4            Jenis Usaha
Jenis usaha yang dilakukan oleh P.T. SIKAS DUNIA WISATA adalah menjalankan usaha dalam bidang jasa pariwisata, mulai dari pemesanan tiket, hingga jasa antar tiket, yaitu  sampai diterimanya tiket tersebut di tangan pemesan. Paket tour, mulai dari transportasi, akomodasi, sampai food and beverage. Pelayanan haji dan umrah, mencakup servis haji dan umrah, penginapan, food and beverage, dan tour mengunjungi tempat – tempat bersejarah atau pusat – pusat perbelanjaan. Semua ini merupakan pelayanan yang dilakukan oleh P.T. SIKAS DUNIA WISATA untuk memanjakan serta memberikan kenyamanan bagi para pelanggannya.



  






BAB IV
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENERIMAAN KARYAWAN DAN ABSENSI PADA BAGIAN PERSONALIA P.T. SIKAS DUNIA WISATA

4.1            Analisa Masalah
Permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan adalah sistem pendataan karyawan yang selama ini berjalan masih secara manual, yang pada akhirnya akan menimbulkan kendala-kendala sebagai berikut:
·         Memerlukan banyak tempat untuk menyimpan data-data dan informasi mengenai pelamar, karyawan maupun data absensi.
·         Menyita waktu dalam mengumpulkan data-data atau informasi mengenai pelamar, karyawan maupun data absensi.
·         Proses penyampaian informasi yang kurang cepat, apabila dibutuhkan data yang siap tersedia maka akan menjadi tertunda sehingga sering mengalami keterlambatan dalam pemberian laporan.
·         Perusahaan membutuhkan biaya yang besar setiap pergantian kartu absensi untuk seluruh karyawan.



4.2            Pembahasan masalah
Untuk mengatasi kendala-kendala yang terjadi pada perusahaan maka dibutuhkan suatu sistem komputerisasi agar pengolahan data pada sistem penerimaan karyawan dan absensi menjadi lebih baik dari sebelumnya. Meskipun terdapat keuntungan dan kerugian dari penggunaan sistem komputerisasi, namun manfaatnya akan lebih banyak daripada kerugian yang akan ditanggung oleh perusahaan.
Keuntungan dari penggunaan sistem komputerisasi adalah sebagai berikut:
1.      Data-data dan informasi mengenai pelamar, karyawan, dan absensi akan tersimpan lebih aman dan tidak mudah rusak atau hilang.
2.      Media untuk penyimpanan data-data dan informasi menjadi tidak memakan banyak tempat.
3.      Pengumpulan data-data atau informasi mengenai pelamar, karyawan, dan absensi akan menjadi lebih cepat.
4.      Pimpinan perusahaan dapat dengan mudah dan cepat mendapatkan laporan.
5.      User friendly, Dapat dioperasikan dengan mudah oleh pengguna.

Kerugian dalam penggunaan sistem komputerisasi adalah pemakaian listrik akan lebih besar dari sebelumnya, dan apabila sistem komputer terkena virus maka data-data dan informasi dapat menjadi rusak atau hilang, namun data-data tersebut dapat di back up secara berkala untuk mengurangi resiko sistem tersebut terkena virus.

4.3            Sistem Yang Berjalan
Pada sistem ini terdapat lima proses utama,yaitu:
1.                  Proses Permintaan Karyawan
Pada proses ini, setiap bagian yang membutuhkan karyawan diwajibkan untuk mengisi formulir kebutuhan tenaga kerja (FKTK) dan menunggu untuk disetujui. Jika pada proses ini formulir kebutuhan tenaga kerja disetujui maka bagian personalia menyiapkan iklan lowongan kerja atau mencari kandidat dari dalam perusahaan, selanjutnya calon karyawan atau kandidat dari dalam perusahaan dan anak perusahaan mengisi biodata dirinya untuk kemudian diolah menjadi data pelamar.
2.         Proses Penerimaan Karyawan
Proses ini adalah dimana calon karyawan diseleksi oleh bagian SDM dan disesuaikan dengan kebutuhan karyawan pada bagian yang membutuhkannya. Pada saat penyeleksian dilakukan beberapa tes mulai dari interview, tes tertulis, psikotest, dan tes kesehatan yang  akan dijalankan oleh calon karyawan. selanjutnya data calon karyawan atau kandidat dari dalam perusahaan yang telah terseleksi tersebut akan disimpan.
3.         Proses Penempatan Karyawan
Pada Proses ini calon karyawan yang terseleksi akan mendapatkan surat panggilan untuk bekerja pada perusahaan dan menjalani masa orientasi selama tiga bulan.

4.                  Proses Absensi
Proses ini adalah dimana karyawan memberikan data kehadirannya setiap hari kerja. Nomor absensi karyawan dapat diperoleh dari bagian administrasi. Setiap karyawan mempunyai nomor absensi yang berbeda dengan karyawan yang lain.
5.                  Proses Pelaporan
Dalam pembuatan laporan kepada pimpinan perusahaan, bagian administrasi menyusun laporan bulanan dan tahunan berdasarkan data karyawan dan data absensi karyawan di setiap bagian.

4.4            Diagram Arus Data
Untuk dapat melihat bagaimana proses dari sistem tersebut, digambarkan dengan Diagram Arus Data (Data Flow Diagram) berikut ini,
Terdapat tiga tingkatan Diagram Arus Data (DAD), yaitu:
  1. Diagram konteks
Diagram konteks dibuat untuk menggambarkan suatu sistem secara global dari keseluruhan sistem yang ada.
  1. Diagram Nol
Diagram Nol dibuat untuk menggambarkan tahap – tahap proses yang ada didalam diagram konteks secara terperinci.
  1. Diagram detail
Diagram detail merupakan gambaran arus data secara lebih detail dan terperinci lagi dari tahapan proses yang ada dalam diagram Nol.
Diagram Konteks

                         FKTK (kriteria), Data Pelamar,    
                                                FKTK Disetujui,                 FKTK                                                                                                                                                                                                
Bagian Butuh Karyawan
 
SDM
 
                        Kelengkapan Data Karyawan               Disetujui                  






 

                                  
                             Data Kebutuhan Tenaga                              
                                  Kerja Terkoreksi,                   Data Kebutuhan   
                       Data Calon Kary. Terseleksi,                      Tenaga Kerja
                                      Panggilan Tes,                     (Kriteria)                                           
                                    Panggilan Kerja     
                                    


Oval: Sistem Informasi Penerimaan Karyawan Dan Absensi
 

Karyawan
 
                                                                                
                                                                                         Form. Calon Karyawan
                                                                                         Terseleksi, Form. Data Absensi
                     Daftar Hadir
 
                                                                                                       
                                                                                
                              
                                 Lamaran Kerja,                               Data Karyawan Baru,       
                     Data yang harus dilengkapi                          Data Absensi Karyawan
READ MORE : FILE ARSIP SKRIPSI : DOWNLOAD SKRIPSI TEKNIK INFORMATIKA GRATIS | CONTOH KUMPULAN SKRIPSI LENGKAP SEMUA JURUSAN

Informasi Penting, Harap Di Baca !!!

Sahabat mahasiswa seluruh Indonesia ...
Anda tahu, berdasarkan pengalaman saya pada waktu dulu menyusun skripsi, hal yang menyebabkan tidak kunjung selesai adalah kurangnya bahan referensi. untuk mencari referensi biasanya Anda mengunjungi perpustakaan.
Dan ini masalah terbesarnya. Di Perpustakaan Anda tidak bisa meminjam dalam jumlah yang banyak dan dalam waktu lama. belum lagi Anda harus mengetik ulang. Makan waktu kan ? Karena itu, saya ingin membantu anda. Agar anda mudah menemukan Contoh skripsi yang baik, lengkap, dan terpecaya untuk menyelesaikan tugas akhir anda yang sudah di lengkapi dengan judul skripsi, proposal skripsi, metodologi penelitian, bab I sampai daftar pustaka, semua skripsi dalam format .doc sebagai contoh : Skripsi Gratis.doc.
Apa yang anda dapatkan pada paket Download Skripsi:..
UPDATE BULAN MEI 2012
  1. Anda memiliki banyak sekali pilihan Skripsi FULL CONTENT. Semua skripsi lengkap dari BAB Awal sampai BAB Akhir, Proposal, Kesimpulan, Daftar Pustaka, Lampiran, Hasil Penelitian, Toefl, Jurnal, dan File Bertype .DOC / DOCX (Microsoft Word).
  2. Paket DVD terdiri dari 2 pilihan DVD dan lebih dari 4000 skripsi.
  3. Paket 1 DVD Hanya Rp.100.000-,
  4. paket 2 DVD Hanya Rp.150.000-,
  5. Ratusan skripsi sudah dikelompokkan per Jurusan.
  6. Skripsi Jurusan Komputer dan Skripsi Teknik Informatika, di lengkapi Source Code dan Listing Program.
  7. Skripsi dapat langsung anda kembangkan atau hanya sekedar referensi.
  8. Dan tidak ketinggalan Bonus Premium, Bonus Script Bisnis, dan Tutorial Hacking dapat di download pada halaman Member.
Perhatian: Bonus dan Tutorial tidak ada pada DVD. Jadi, hanya dapat didownload pada halaman member. Dalam DVD hanya Khusus Skripsi.
Pesan Sekarang Juga ..
Dengan memesan sekarang juga, anda akan menghemat banyak uang dan waktu, mendapatkan ribuan skripsi terbaru, Tesis Gratis, dan paling lengkap di Indonesia. Anda mendapatkan Paket DVD dan dapat men-Download Langsung pada halaman download. Pesan sekarang juga..
Hanya Dengan..
Rp. 100.000,-
+ Anda Sudah Bisa Memiliki File Ribuan Skripsi +
Anda Mendapatkan Semua Skripsi Terbaru, FULL Pada Paket 1 DVD! Plus Download Bonus Premium Terlengkap Se-Indonesia!
Kata Kunci Pencarian :

Skripsi, Download Skripsi, Contoh Skripsi, Judul Skripsi, Proposal Skripsi, Tugas Akhir, Tesis Gratis, Skripsi Lengkap, Program Skripsi

Copyright : skripsidownloadgratis.blogspot.com